12 Fakta UNHAN yang Belum Banyak Diketahui Calon Mahasiswa
Universitas Pertahanan Indonesia (UNHAN) sering disebut sebagai salah satu kampus paling unik di Tanah Air. Di balik citranya yang identik dengan dunia militer, ternyata ada banyak hal menarik yang belum banyak diketahui calon mahasiswa. Dalam artikel ini, kita akan mengupas 12 fakta UNHAN yang mungkin belum pernah kamu dengar sebelumnya — mulai dari kehidupan kampus, peluang karier, hingga nilai-nilai bela negara yang ditanamkan sejak awal perkuliahan.
1. UNHAN Merupakan Perguruan Tinggi di Bawah Kementerian Pertahanan
Universitas Pertahanan Indonesia (UNHAN) berada langsung di bawah naungan Kementerian Pertahanan RI, bukan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Hal ini membuat kurikulum dan arah pendidikannya sangat berfokus pada strategi pertahanan dan keamanan nasional.
2. Semua Mahasiswa UNHAN Mendapat Beasiswa Penuh

Salah satu daya tarik utama UNHAN adalah seluruh mahasiswa dibebaskan dari biaya kuliah. Bahkan, mereka juga mendapatkan fasilitas asrama, konsumsi, seragam, dan uang saku bulanan. Artinya, kuliah di UNHAN benar-benar gratis dan didukung penuh oleh negara.
3. Seleksi Masuk Sangat Ketat dan Terpusat
Proses seleksi UNHAN tidak menggunakan jalur SNBP atau SNBT. Calon mahasiswa harus mendaftar langsung melalui situs resmi UNHAN dan mengikuti serangkaian tes akademik, psikotes, kesehatan, serta wawancara. Seleksinya sangat kompetitif karena kuota tiap program studi terbatas.
4. Mahasiswa Wajib Tinggal di Asrama
UNHAN menerapkan sistem asrama wajib selama masa studi. Tujuannya adalah membentuk karakter disiplin, kepemimpinan, dan rasa kebersamaan layaknya di lingkungan militer. Kehidupan asrama diatur ketat, termasuk jam bangun pagi, apel, dan kegiatan fisik rutin.
5. Tidak Semua Mahasiswa Harus Berasal dari Militer
Meski bernaung di bawah Kementerian Pertahanan, UNHAN terbuka untuk lulusan SMA/SMK sederajat dari kalangan sipil. Jadi, siapa pun yang memenuhi syarat akademik dan fisik dapat mendaftar, tanpa perlu latar belakang militer.
6. Ada Program Studi Unik yang Tidak Ditemukan di Kampus Lain
UNHAN memiliki program studi yang khas seperti Strategi Perang Semesta, Keamanan Siber, Ketahanan Energi, dan Ekonomi Pertahanan. Mata kuliahnya berfokus pada isu-isu strategis nasional dan global yang berkaitan dengan kedaulatan negara.
Baca juga: 4 Fakultas Magister (S2) UNHAN: Peluang Karier Masa Depan
7. Mahasiswa Dikenalkan dengan Kehidupan Militer
Selama kuliah, mahasiswa UNHAN mengikuti pembinaan jasmani militer, baris-berbaris, hingga latihan dasar kepemimpinan. Namun, mereka tidak otomatis menjadi prajurit TNI — melainkan sarjana berwawasan bela negara.
8. Lingkungan Kampus Berada di Kawasan Strategis
Kampus utama UNHAN terletak di Sentul, Bogor, dengan lingkungan hijau dan fasilitas lengkap. Selain itu, beberapa program juga memiliki kampus cabang di Bekasi, Bandung, dan Yogyakarta untuk mendukung kegiatan akademik dan penelitian.
9. Lulusan UNHAN Memiliki Peluang Karier yang Luas
Setelah lulus, alumni UNHAN dapat berkarier di instansi pemerintahan, militer, BUMN, lembaga riset, maupun sektor strategis nasional. Banyak lulusan yang juga melanjutkan studi ke luar negeri dengan beasiswa pertahanan.
10. UNHAN Aktif dalam Kerja Sama Internasional
Sebagai lembaga pertahanan, UNHAN memiliki kerja sama dengan universitas dan lembaga militer dari berbagai negara, seperti Korea Selatan, China, dan Amerika Serikat. Mahasiswa bisa mendapat kesempatan mengikuti program pertukaran atau kuliah tamu internasional.
11. Mahasiswa Dikenalkan dengan Nilai-Nilai Bela Negara Sejak Awal
Sejak awal masa studi, mahasiswa UNHAN dibekali pemahaman mendalam tentang ideologi Pancasila, nasionalisme, dan bela negara. Hal ini menjadikan mereka bukan hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki semangat juang tinggi untuk Indonesia.
12. UNHAN Juga Membuka Program Pascasarjana dan Doktor
Selain program sarjana, UNHAN menyediakan program magister (S2) dan doktor (S3) di berbagai bidang pertahanan dan keamanan. Program ini ditujukan untuk prajurit TNI, ASN, maupun profesional sipil yang ingin memperdalam isu strategis nasional.